Rumah Badai

Sebelum badai datang, Sayang
Marilah membangun rumah kita
mendirikan pondasi demi pondasi
sekuat-kuatnya.

mungkin langit masih cerah
dan hujan belum pula turun
karena itu, mari kita menaikkan atap rumah kita
membingkai jendela persegi di dekat pintu

Rumah kita betapa indah, sungguh
takjub aku memandangnya
kita berdua bersama anak-anak
kita akan hidup bahagia bersama di dalamnya

Sesaat, ketika badai datang menghantam-hantam
pikirku kita akan aman di rumah

Kalau kau takut, aku takut melihatmu ketakutan
aku memelukmu, kau mendekapku
tak ada suara, diluar hujan lebat
petir menyambar-nyambar

badai menghantam-hantamaku memelukmu, kau mendekapku
kita berdua di dalam rumah
rumah kita…

Advertisements

One thought on “Rumah Badai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s