Nama itu Cuma Sebuah Kata

Diary. Lalu tidak sengaja menangkap namamu. Dan namaku. Berdampingan. Ada gambar hati di sekelilingnya. Tolol, kan?

Nama itu cuma satu kata. Tapi. Membawa jutaan kenangan. Dan debar.

Setiap aku diserang rindu. Begitu tiba-tiba. pada kata itu. yang berupa namamu. aku cuma bisa menghentikan desir. Dengan menggigit bibirku bagian bawah.

Aku hanya lalu mengingat film itu. Lagi. Ah, tolol. Kau tak mungkin begini tololnya. Seperti aku.

Atau kau tak akan membiarkan orang lain tahu. Kau tak akan menulisnya.

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s