Pamrih

Dear Mama,

Pernahkah kau membantu seseorang, berbuat untuk seseorang dengan alasan ‘suatu hari dia akan melakukan hal yang sama untukku’? Have you, Ma?

Well, lately, I always think of it. Kadangkala, aku mengiyakan permintaan tolong seorang, dua orang teman dan sering bertanya-tanya deep down in my heart. Jika melakukannya membuatku begini lelah, kenapa aku mau membantu mereka?
Lalu, pikiran itu muncul seakan-akan berbisik atau sering juga seperti berteriak, “Karena kau berharap, mereka nantinya akan berkorban padamu seperti halnya yang kau lakukan pada mereka”.

Apa itu berarti pamrih, Ma? Apakah itu berarti aku melakukannya tidak ikhlas?
Apa salah berbuat baik pada seseorang and hope someday they pay us back?
Bukankah dengan berbuat baik pada sesama kita juga akan diberi kebaikan-kebaikan dalam hidup?

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s