Tergerus Sepi

Mama,

Sore ini setelah Magrib, aku tidur dan pukul 01.03 terbangun. Disini sepi sekali. Aku tidak suka dan rasanya ingin sekali menangis.

Mama, aku kadang menyukai pekerjaanku, tapi kadang juga tidak.

Yudi mengirimkanku pesan di WA. Kenapa dia tiba-tiba mengatakan hal berkenaan dengan umur dan menikah, aku tak tahu. Maksudku, aku tahu aku sudah 24 tahun dan mestinya telah menikah dan segala macam. Tapi karena hal itu diingatkan oleh Yudi, aku jadi memikirkannya lagi. Siapa perempuan yang tidak ingin menikah dan terselamatkan? Aku ingin menikah, tapi jalannya belum ada. Pasangan pun aku tak punya. Aku tak mau memaksa-maksa. Tapi kondisinya memang sudah urgent begini.

Sedikit lagi, beberapa bulan lagi. Segera setelah semuanya usai, aku ingin mengambil jeda. Rasanya ingin memiliki waktu yang tak terbatas untuk memikirkan ulang tentang hidupku, apa yang ingin kulakukan, apa yang kuinginkan, apa yang ingin kubuktikan. Aku butuh waktu lebih banyak, dan rasanya waktu malah berjalan semakin cepat, cepat dan cepat.

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s