Lagipula, Siapa yang akan Membaca Ini?

Who’s going to read this anyway?

Aku baru saja membaca notifikasi grup teman-teman kuliah dulu di fesbuk. Ada seorang teman yang posting lowongan pekerjaan di salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Posisinya CS, penempatan di Makassar. Dia menulis infonya lengkap dengan persyaratan dan kemana lamaran harus dikirim.

Tiba-tiba satu pikiran ini, ingatan ini, mengenai kepalaku. Like hit and run. Sebenarnya tak ada yang salah dengan postingannya. Hanya saja, aku membacanya begitu teliti dan mengingat sesuatu.

Ini soal persyaratan yang rata-rata diajukan oleh beberapa perusahaan besar. Aku lalu mengingat cerita Wiwid tentang pendapat suaminya, Sam, saat tahu cara rekruitment pekerja di Indonesia yang rasanya diskriminatif.

Mungkin, kita, para lulusan universitas merasa itu sah-sah dan biasa-biasa saja. Well because it happened long before we realized it. Intinya, hal itu memang seperti itulah adanya dan tak usah dipermasalahkan lagi.

Persyaratan yang seperti: Wanita. Tinggi 165 cm. Badan proporsional. Penampilan menarik. Itu tergolong diskriminatif. Apalagi misalnya ada perusahaan yang menjadikan ‘no jilbab’ menjadi salah satu syarat.

Maksudku, dengan mengedepankan fisik sebagai salah satu syarat, itu juga tergolong pelecehan, bukan? Jadi yang bisa diterima bekerja hanyalah perempuan cantik seksi yang tubuhnya bagus ramping tinggi? Walaupun she’s not smart enough, not a fast learner and less for presentation skill?

Please, no offense.

Sekian,
Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s