Andromiro

sony-xperia-miro-in-hand

Back with me, guys?

Saya baru saja agak baikan buat duduk dan mengetik ini setelah dua hari diserang pilek dan demam. Sekarang H-3 menjelang Idul Fitri dan guess? Yes, I am all alone in this city Jakarta. Kantor menetapkan aturan buat karyawan baru alias calon reporter untuk tetap bekerja di hari nan fitri itu. So, saya gak mudik ke Makassar. Tapi inilah fase hidup yang (terpaksa) harus dijalani.

Oia, akhirnya, si Bebi, my Blackberry one akhirnya punya backup friend. I named it Andromiro since it’s android and sony experia Miro. Smartphone ini akhirnya sudah saya isi beragam aplikasi yang gak kuat ditampung Bebi. In addition, Andromiro juga bisa memberi saya cukup space buat menampung daftar kontak narasumber yang sudah gak bisa ditampung di hape Nokia lama. Andromiro saya beli dengan mengepas-ngepaskan duit banget. Karena udah butuh (atau mau?) jadi akhirnya ‘tutup mata’ juga gesek si BSM.

Semoga Andromiro berkah dan bisa diandalkan. Soalnya Bebi juga suka banget nge-hang dan menguji kesabaran. Saya gak suka marah-marah gak guna sama benda mati pula. Dan saya gak tau ya, rasanya Andromiro kelak bakalan ngasih saya beberapa pelajaran soal socmed. But I don’t know now.

Alhamdulillah. Gak tau juga kenapa pas udah beli Andromiro ini saya langsung sakit (apa ada hubungannya?). Saya percaya banget hal-hal kayak gitu soalnya.

Minal Aidin Wal Faidzin. Liputan lebaran mulai tanggal 7 sampai 10. So, maybe yah. I see you when I see you.

Sunshine

P.S.
I watched a lot of movies recently, so maybe I will review them here. šŸ˜‰

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s