Eid Mubarak

Hello! What have been up to guys? Been a while, huh?

First, I want to say minal aidin wal faidzin. Maafkan lahir batin ya. Apapun yang saya posting disini yang tidak berkenan di hati, mohon dimaafkan. I did it not on purpose.

So, tahun ini saya merayakan lebaran di Jakarta. Sendirian. Hahahaha. Yes, I did it and it thruu finally. No families, no sungkeman, no pelukan sama keluarga, no ketawa ketiwi, no siara’. Nothing. Sebelumnya, pas Kak Aan tau, dia bilang, “selamat menjadi semakin kuat, Ri”. Awalnya saya tidak paham. Tapi setelah merasakan dan melewatinya, baru kemudian saya mengerti. It hurts like a thousand knives stab my heart.

Tapi Tuhan tak henti-hentinya bersamaku. Adaa saja orang yang baik hati di sekitarku. Ibu Kos contohnya. Dia memberi saya setoples kue keju dan satu kantong rendang telor dan setoples kerupuk. Katanya buat lebaran. Dan dia juga bilang, karena gak ada warung yang buka, saya makan di bawah saja bareng sama keluarganya. Ibu Kos gak berenti naik ngecek ke kamar apa saya udah makan apa belum. Temen kosan semua pada mudik.

Gak ada yang spesial di Idul Fitri kali ini. Saya nginap semalam di rumah Rahma. Makan opor sama coto dan burasa. Selanjutnya hari-hari diisi dengan liputan dan liputan.

Baru kali ini saya mau waktu cepat bergulir. Saya ingin segera lompat ke Oktober. Dimana saya akan pulang menghadiri pernikahan Warni. Aaaak, I should prepare my dress too, right?

Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s