Another 3 Months

Saya dikenakan perpanjangan tiga bulan di kantor dan dalam status pengawasan. Means, yaa, selama tiga bulan kinerjaku akan diawasi dan akan jadi bahan evaluasi buat pengangkatan.

And I just like, what?

Saya tidak suka perpanjangan ini. Saya lebih suka diputuskan langsung saja. Kenapa kantor tidak evaluasi selama setahun saya bekerja? Bukankah waktu setahun itu sudah terlampau lama? Kenapa harus ditambah lagi tiga bulan? Apa maksudnya sebagai kesempatan kedua?

Beberapa hari yang lalu, saya sempat argue sama Mama soal pekerjaanku ini. And I was thinking a lot since that day. She didn’t like my profession, my job. Mama sudah tidak bisa terima pekerjaanku ini yang menurutnya tidak pasti, tidak sesuai dengan perempuan dan sebagainya. Setiap orangtua hanya ingin yang terbaik buat anaknya.

Dan saya berpikir, perpanjangan dari kantor ini adalah pertanda. Pertanda bahwa harapan Mama terkabul. Karena hal ini membuat saya merasa untuk segera berhenti.

Saya juga tidak mau melakukan sesuatu tanpa ridha orangtua. So I am going to work on another plans.

Semoga memang ini yang paling baik.

Dan saya sudah tidak di Dialog Jumat. Saya kembali menjadi carep Metro yang setiap hari meliput di lapangan. Pergi pagi, pulang tak tentu.

Apa saya membencinya? Tidak. Saya tidak mau membenci sesuatu atau seseorang. Karena membenci akan menguras energi lebih banyak dan tak ada manfaatnya. Saya mau ikhlas dan sabar. Semoga tiga bulan berjalan dengan cepat. Cepat, cepat dan tak terasa.

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s