Devdas

Devdas adalah film India produksi tahun 2002. Film ini diperankan oleh Shahrukh Khan sebagai Devdas, Aishwarya Rai sebagai Paro atau Parvati dan Maduri Dixit sebagai Chandbakti. Disini saya tidak akan menulis reviewnya, maaf untuk itu. Saya hanya akan menulis beberapa kesan. Hehehe.

Menonton film India saat sekarang, membuat saya mengingat masa-masa SMP yang saya habiskan di Sungguminasa, Gowa. Saya bersaudara suka sekali film India. Mama pernah membelikan vcd seluruh klip lagu dari film India dan kami akan bernyanyi sambil menari. Saya hafal lagu dan gerakannya, saya suka ceritanya.

Tapi menonton film Devdas tadi, terasa amat berbeda. Ternyata filmnya tergolong film berat.

Filmnya bercerita soal cinta pertama. Devdas dan Paro saling mencintai sejak kecil. Mereka hanya punya satu sama lain. Mereka bertetangga, orangtua mereka berteman baik. Devdas adalah anak tuan tanah sedangkan Paro adalah gadis dari keluarga biasa saja. Sampai akhirnya mereka tumbuh dewasa, cinta mereka makin tumbuh dan mengakar. Menyala-nyala dalam hati dan hidup mereka.

Tapi suatu waktu, orangtua mereka berselisih dan bermusuhan. Devdas akhirnya memutuskan meninggalkan rumah tanpa membawa Paro bersamanya. Saat Devdas pergi, Paro akhirnya dinikahkan dengan duda kaya. Paro pun tinggal di istana megah dan indah.

Masalah timbul karena Devdas tak bisa melupakan Paro. Dia mulai minum alkohol dan bergaul dengan Chandmukti, seorang pelacur terkenal. Devdas tak bisa bangkit dari keterpurukannya karena ditinggal kawin oleh Paro. Dalam hidupnya cuma ada Paro, Paro dan Paro.

Sedangkan kehidupan Paro semakin baik dan bahagia. Walaupun dia juga belum bisa melupakan Devdas. Tapi dia masih punya akal sehat untuk melanjutkan hidupnya. Dia semakin cantik dan hidup berkelimpahan.

Hingga akhirnya dia kembali bertemu dengan Devdas.

Inti filmnya seperti itu. Di akhir film, Devdas mati karena kadar alkohol dalam tubuhnya sudah terlalu banyak. Dia tak bisa melihat orang-orang yang dicintainya sebelum dia menutup mata untuk terakhir kali.

Tragis.

Kadang cinta membawa tragedi dalam hidup manusia. Saya bertanya-tanya cinta macam apakah yang dimiliki Devdas pada Paro. Bagaimana jika orang yang dulunya kau jadikan pusat kehidupanmu, tiba-tiba meninggalkanmu dan pergi dibawa orang lain. Bagaimana penderitaan itu harus ditanggung? Kenapa dua orang yang saling mencintai tak bisa bersatu?

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s