Sebelumnya Dimana

Mem Asmi asked me this evening where I was before teaching in Briton. I said “i never taught before”,

“and your background isn’t english too”.

Yes. I took Communication major.

She looked confuse.

Mem Asmi informed me too that my students like the way I am teaching.

“tadi saya coba tanya your students ‘how was your class?’ mereka bilang ‘good’. Trus saya tanya apa mau ganti teacher, mereka bilang ‘nooo, i like my teacher’.

Makanya saya tanya Mem apa ada pengalaman ngajar dimana sebelumnya.

Sunshine

Stop in One Point

What does it mean?
Apa artinya berhenti pada satu titik?

Andi barusan bilang, “sudahlah Riana, kamu gak usah kemana-mana lagi. Kamu kapan tenang di satu tempat?”

Begitu jawab Andi saat saya ceritain soal rencana daftar beasiswa ke Scotland.

Bukannya saat kita berhenti itu artinya kita udah mati?

Sunshine

Dengarlah Nyanyian Angin

I have just finished reading Dengarlah Nyanyian Angin written by Haruki Murakami. The original title is Kaze No Uta O Kike.

Ceritanya aneh sekali. Seakan-akan hanya membaca orang yang mengoceh tiada henti tentang hidup. Karakternya tak ada yang bahagia. Walaupun endingnya tokoh utamanya hidup bahagia dalam kenangan-kenangan yang sedih bersama istrinya.

Kalimat pembuka buku ini berhasil membawa kita lebih jauh ke dalam cerita yang tidak terjalin dengan begitu rapi.
“Tidak ada kalimat yang sempurna. Sama seperti tidak ada keputusasaan yang sempurna”. Di buku ini banyak sekali disebut penyanyi tahun 1970 an dan penulis Perancis yang asing di telingaku. Salah satu penulis Amerika yang dibahas begitu intens di buku ini adalah Derek Heartfield. Heartfield menjadi pembuka dan juga penutup buku ini. Kisahnya mungkin sangat mempengaruhi Murakami. Entahlah.

Buku setebal 118 halaman ini merupakan karya pertama penulis Haruki Murakami. Buku ini terbit pada 1979 dan memenangi Gunzo Literary Award di tahun yang sama.

Oh ya. Ada kalimat yang tiba-tiba saya ingat dari buku ini. Kalimatnya seperti ini. “Lantas buat apa menulis buku yang semua orang tahu?”.
Kira-kira seperti itulah. Kalimat itu diucapkan oleh Derek Heartfield dalam sebuah wawancara.

Sunshine

Once Upon a Time

Sekarang lagi sukaaaa banget sama lagunya Coldplay di album Ghost Stories yabg judulnya “True Love”. Di lagunya ada lirik yang bunyinya kayak gini :

“tell me you love me.
If you don’t then lie
Lie to me”

Dengerin itu rasanya hati mau jerit jerit. Menurut cerita yang saya dengar, Chris Martin tulis lagu ini buat Gwyneth Paltrow, mantan istrinya yang udah bareng dia selama 11 tahun.

Berpisahnya pasangan ini bikin banyak hati penggemarnya patah. Banyak yang kemudian mempertanyakan apa di dunia ini masih ada cinta sejati seperti Ainun dan Habibie.

Oke.

Sebenarnya tadi saya inget sesuatu. Yang akhirnya bikin saya mutusin nulis dan posting di blog. Cerita lama sih. Tapi kayaknya lucu, jadi kayaknya worthed buat diceritain.

Jadi waktu itu udah di penghujung tahun 2013. Saya masih jadi kuli tinta di salah satu media nasional di Jakarta. Kerja udah ogah-ogahan. Waktu itu saya inget banget disuruh liputan soal topeng monyet di Jaktim. Setelah tanya sana sini, saya dapet info kalo pusat topeng monyet di Jakarta itu adalah di daerah BKT, Jaktim. Maka berangkatlah saya dari kosan di Rawamangun kesana. Naik 02 ke Kampung Melayu trus nyambung ke arah Pd Bambu. Turun di BKT, Cipinang.

Sebenarnya saya gak tau pasti alamatnya tuh dimana. Tapi ya karena udah jadi wartawan selama setaun, jadi ya insting wartawannya udah terasah. Akhirnya saya nanya ke orang deket situ. Saya lupa sih nanya apa. Pokoknya saya udah deket (menurut insting) dan tinggal bentar lagi nyampe.

Tapi karena udah buntu dan gak ada petunjuk lagi, saya bertanya lagi ke tukang ojek yang lagi nongkrong di BKT situ. Setelah nanya-nanya, mereka malah arahin saya buat cari ke Pasar Gembrong. Salah satu tukang ojek bersedia nganter kesana gratis. Maka saya kemudian ke Pasar Gembrong.

Tukang ojeknya turunin di Pasar Gembrong deket jembatan penyebrangan. Menurut petunjuk, saya harus nyebrang dan dari situ udah deket lapangan yang banyak topeng monyetnya.

Udah siang banget. Udah jelang deadline. Saya udah pasrah beritanya gak bakal masuk cetak. Toh ini rencananya buat ficer.

Nah setelah nyampe, ternyata lapangannya udah sepi. Setelah nanya-nanya lagi, lapangannya ternyata udah dibeli sama developer yang mau bangun perumahan.

Jadi buntu lagi. Tukang ojeknya udah pergi. Akhirnya saya nanya ke penjual karpet. Untung banget ternyata penjual karpetnya tau keberadaan topeng monyet itu.

Penjual karpet arahin saya buat jalan kaki masuk lorong. Saya harus nyebrang lagi. Katanya tempatnya deket kali. Jadi jalan aja trus sambil nanya-nanya soal kali. Dari kali itu udah deket.

Dan ternyata jalan kakinya harus jauuuuuuh banget. Gak enak banget jalan kaki siang-siang trus sendirian. Trus udah lama jalan tapi kayak gak nyampe-nyampe.

Oke. Dan setelah nyampe, saya kemudian tersadar. Ternyata kali yang dimaksud adalah tempat saya ketemu sama kerumunan tukang ojek tadi. Ya ampun. Gila banget. Dan ternyata emang udah dekeeet banget tinggal belok kiri doang.

Akhirnya saya masuk lagi ke jalan yang lebih dalam. Pas sampe ternyata yang punya usaha topeng monyet udah disweeping sama Pemda setempat dan dibawa buat diperiksa.

Istrinya pun udah gak mau ditanya-tanya sebentar. Informasinya pun dikit-dikit.

Ya itu saja ceritanya. Intinya berita kelar dan that was the last news feature I made di kantor.

Good night.
Sunshine

Love Someone

my favorite singer ever in the entire universe, Jason Mraz, will launch his new album “YES!” on June 15. Love Someone is his first track on the album. This is the lyric, enjoy!

Love Someone Lyrics
by Jason Mraz
YES! album

Love is a funny thing
Whenever I give it, it comes back to me
And it’s wonderful to be
Giving with my whole heart
As my heart receives
Your love

Oh, ain’t it nice tonight we’ve got each other
And I am right beside you
More than just a partner or a lover
I’m your friend

When you love someone
Your heartbeat beats so loud
When you love someone
Your feet can’t feel the ground

Shining stars all seem
To congregate around your face
When you love someone
It comes back to you

And love is a funny thing
It’s making my blood flow with energy
And it’s like an awakened dream
As what I’ve been wishing for, is happening
And it’s right on time

Oh ain’t it nice this life, we’ve got each other
And I am right beside you
More than just a partner or a lover
I’m your friend

When you love someone
Your heartbeat beats so loud
When you love someone
Your feet can’t feel the ground

Shining stars all seem
To congregate around your face
When you love someone
When you love someone

We’re gonna give ourselves to love tonight
Lifting up to touch the starlight
And we will savor every second
We suspend together
You and I will
You and I will
You and I will

When you love someone
Your heartbeat beats so loud
When you love someone
Your feet can’t feel the ground

Shining stars all seem
To congregate around your face
When you love someone
It comes back to you

Cats

I dislike cats. I wonder why do people love ’em. Why people can sleep one bed with ’em. I don’t like their fur, their hisses, their everything.

Cats is bad.

One funny thing is my father always talks with cat. It’s not like “Hi, how are you? Have you eaten?” kind of conversation like that, no. He only says like “there is no food for you today. Just go away”. My mother is the same. She always says “I have already given you food. Now go away”.

And I realize why I dislike cats.
That’s because my parents hate them too.

Sunshine

Sorry for Writing This

Another period, another why.

Tadi malam alhamdulillah bisa tidur jam 10. Sekarang pukul 6 pagi dan saya sudah bangun sejak sejam yang lalu.

Semalam pulang dari kantor dalam keadaan lebih capek dari biasanya. Mungkin alasan utamanya adalah because of my first day period. Satu badan remuk rasanya. Belum lagi nyeri perut, kaki pun pegal karena naik turun tangga pake high heels.

Yang membuat saya pengen nangis dan bertanya-tanya.

“kenapa harus perempuan yang ngerasain semua ini? Bukannya Tuhan ciptain lelaki itu lebih kuat dibanding perempuan? Kalau memang begitu, kenapa bukan laki-laki saja yang ngerasain ini?”

Perempuan itu lemah kan? Kenapa harus menanggung perihnya period, beratnya hamil dan ngelahirin? Kenapa kenapa? Trus laki-laki dibikin lebih kuat buat apa?

Sunshine

Dreams Will Find Their Way

Belakangan ini, saya sering sekali menggebu-gebu berniat ngelakuin sesuatu. Begitu bersemangat melakukan sesuatu di awal-awal. Namun seiring berjalan waktu, semangat yang begitu besar itu makin kesana makin meredup, dan akhirnya gone with the wind. LENYAP tanpa bekas.

Dan kalau diingat-ingat lagi, hal itu bikin nyesek.

Karena sebenarnya saya juga gak suka apa yang saya rencanain, mimpikan jadi nyata, malah harus terkubur hanya dengan alasan yang sebenarnya cuma sebagai excuse.

Dan kalau dipikir-pikir waktu yang telah terbuang percuma tanpa usaha mengarah ke rencana/mimpi itu udah banyak banget.

Jadi sekarang udah saatnya Ri, buat bangkit lagi dari kemalasan dan keterpurukan dari semua excuses yang saya made up sendiri.

Saya sendiri gak pernah bisa ngerasa cukup dengan ini. gak pernah puas. dan selalu mikir, sekarang apa Ri? sekarang apa?

selalu ada pikiran yang bilang “masa cuma seperti ini? come on, you can do more than this

mimpi saya terbesar saat ini adalah bisa publish buku. tapi buku apa itu, saya pun masih belum tau.

rencana lain yang terus mengikuti kayak hantu dan juga jadi alasan saya menulis ini adalah, lanjutin sekolah ke Inggris.

Kalau mikir dua mimpi ini perut saya jadi penuh kupu-kupu terbang. I am so excited.

Mimpi cuma mimpi. Action yang bikin mimpi kita jadi nyata. Yeah, I aware that.

Tadi saking bersemangatnya, saya udah browsing kota di Inggris. Jadi bukan London, Manchester atau Birmingham. Harus kota yang lebih kecil lagi, kota yang seperti Bath- kota yang ada di bukunya The Remains of the Day nya Keizo Ishiguro. Dan akhirnya tadi saya nemu Aberdeen di wilayah Scotland.

University of Aberdeen. Postgraduate International dan ambil Master di Creative Writing.

Which is applicable if I want to choose to be a lecturer in Communication. Besides, I reaally like writing and reading poems.

Bismillah.
Semoga ada jalan, semoga dimudahkan oleh Pencipta dan Maha Berkehendak. Semoga ini bisa jadi motivasi untuk bisa jadi lebih baik lagi, bisa jadi penggerak saya mulai dari sekarang. Dan semoga, semangat malam ini bisa terus ada. tetap ada dan teruuuus adaa.

Sunshine

Teethache Attack

Last night I had teethache. It attacked me really hurt I want to die. 😥

My father suggested me to gargle some water with salt in it. Which I did. But the ache still there.

My mother asked me to put on Albotil. I’ve tried. But the ache still there.

And I kept produce saliva which made me sick because I spit so many times. I thought that was the longest night ever in my life, tried to survive with the ache.

Finally I took Mefinal- the killer pain. After an hour, I finally fell asleep.

The ache has gone. It’s like someone or something push the button ‘STOP the ache’ easily.

Today I plan to check my teeth to the dentist. Maybe after working hour. At night.

Or I have to lock myself in my room alone again with the same ache and crying.

Sunshine