Hi

Hi. It’s been a long time since the latest post.

Malam ini pikiran yang begitu penting untuk ditulis adalah sebagai berikut.

I miss Jakarta and all its little pieces.

Saya rindu macetnya yang selalu bikin merinding. Saya rindu berada di busway yang disesaki orang sampai bernapas pun susah. Saya rinduuu teman dan sahabat-sahabat yang dulu begitu akrab dan kini harus menanggung perihnya jarak.

Saya rindu hiruk pikuk kota itu, mahalnya harga ojek, kopaja, ratusan pengamen yang naik turun angkot, jembatan penyebrangan, halte dan harga karcis busway 3500 perak.

Saking rindunya saya bahkan masih berpikir bagaimana seandainya jika enam bulan yang lalu sejak saya memutuskan pulang, instead of that. Saya bersikukuh tetap tinggal dan sekali lagi berjuang.

Tapi setelah memikirkan itu dan melihat keadaanku sekarang, hatiku tenang. Dan saya yakin bahwa beginilah jalan yang sudah ditetapkan untukku. Beginilah. Rasa rindu inilah yang kemudian harus saya tanggung. Rasa rindu lengkap dengan pertanyaan teman-teman, “kapan ke Jakarta lagi?”

Suatu hari jika entah kapan kesana lagi dan menemukan kerinduanku sekarang menjadi nyata, saya akan tertawa.

Perasaan bahagia seperti melihat  teman lama yang sudah lama tidak bertemu.

Sunshine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s