Dengarlah Nyanyian Angin

I have just finished reading Dengarlah Nyanyian Angin written by Haruki Murakami. The original title is Kaze No Uta O Kike.

Ceritanya aneh sekali. Seakan-akan hanya membaca orang yang mengoceh tiada henti tentang hidup. Karakternya tak ada yang bahagia. Walaupun endingnya tokoh utamanya hidup bahagia dalam kenangan-kenangan yang sedih bersama istrinya.

Kalimat pembuka buku ini berhasil membawa kita lebih jauh ke dalam cerita yang tidak terjalin dengan begitu rapi.
“Tidak ada kalimat yang sempurna. Sama seperti tidak ada keputusasaan yang sempurna”. Di buku ini banyak sekali disebut penyanyi tahun 1970 an dan penulis Perancis yang asing di telingaku. Salah satu penulis Amerika yang dibahas begitu intens di buku ini adalah Derek Heartfield. Heartfield menjadi pembuka dan juga penutup buku ini. Kisahnya mungkin sangat mempengaruhi Murakami. Entahlah.

Buku setebal 118 halaman ini merupakan karya pertama penulis Haruki Murakami. Buku ini terbit pada 1979 dan memenangi Gunzo Literary Award di tahun yang sama.

Oh ya. Ada kalimat yang tiba-tiba saya ingat dari buku ini. Kalimatnya seperti ini. “Lantas buat apa menulis buku yang semua orang tahu?”.
Kira-kira seperti itulah. Kalimat itu diucapkan oleh Derek Heartfield dalam sebuah wawancara.

Sunshine

Advertisements

3 thoughts on “Dengarlah Nyanyian Angin

  1. wow! hi i’m new to this blogging thing so it would mean alot id you check oug my page and even follow me ( i’ll follow back ) and i’ll also be giving out signed books and other cool things soon!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s