Senja di Jakarta

Kutulis pesan ini saat senja telah turun di Jakarta dengan ditemani setangkup kenangan pahit dan secangkir kopi tanpa gula di kafe yang namanya mirip dengan nama kota ini di jaman Belanda. 

Hatiku lebih getir dibanding cecap lidah yang mengisap gelapnya minuman yang beralaskan tatakan piring keramik putih. 

anak-anak di depan kafe sedang berlari-kejaran penuh ceria hingga tangan mereka direntangkan bagai sayap. 

mereka tahu takkan bisa terbang. namun seolah-olah saja, rasanya cukup bahagia. 

aku tahu kau takkan membalas pertanyaanku yang lebih mirip pernyataan itu dengan jawaban “ya”.

namun membayangkan kau menyambut tanganku yang kudiamkan di atas meja saja, 

sudah membuatku terbang 

bahagia

dan itu

kadang-kadang 

lebih indah

dari segala realitas yang ada disini. 

dunia butuh lebih banyak sayap dan kebahagiaan. 

RI

Advertisements

One thought on “Senja di Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s