Malam Buta

Pernah suatu ketika langit pecah dan rembulan terbelah tiga. Kau dekap aku. Aku tenggelam dalam lebatnya rasa rindumu pada anak-anak kita yang takkan pernah ada. 

Mari kita berpisah. 

Kau mengucapkannya hanya untuk menyakitiku. Agar aku melepaskanmu dan membiarkanmu menanggung semuanya, kepedihan-kepahitan. 

Anak-anak kita takkan datang, sayang. 

Apa yang tak ada tak usah dirisaukan. Bayang-bayang akhirnya pun hilang saat cahaya redup. 

Aku mencintaimu, istriku dan biarkan aku terus begitu. Meski terang bahkan dalam gelap. 

Aku pun cinta padamu, takkan pernah bisa ku berpikir jenis kehidupan apa yang akan kujalani tanpamu. 

Lalu malam buta menyergap. Memerangkap cahaya dalam matamu. 

Kemudian kita membuat keajaiban. 
RI

Advertisements

Saat Aku Sakit

Saat aku sakit, aku terkurung dalam kamar yang penuh dengan teman-temanku. 

Sebab tiba-tiba guling menjadi sahabat yang mudah sekali kupeluk lalu kutinggalkan.

Buku-buku menjadi teman yang tak tergantikan, menghiburku dengan ceritanya yang sungguh menarik hati.

Jendela kamarku setiap pagi menawarkanku musik dari ceria kicau burung asmara

Karena orang-orang asli tak ada yang datang menawarkan percakapan yang begitu kudamba

Mereka hanya membawakan makanan lalu keluar

Dan aku hanya memikirkan diriku sendiri

RI

Disappointment

Due to my sickness, I can’t go to office. I can’t even think straight. What I know is I disappoint many people because of my illness. 

First, of course my  boss, Sir Amin. He, reluctantly, replaced me teaching my class yesterday and he will also, today. While he has classes to teach too, he, willy-nilly, has to cover my class.

My friend, Nunu. She and I want to apply for AA together. She handed me the copy of her documents that I would translate last Friday but the timing was not perfect. The official said it will be done in the beginning of May while the deadline of scholarship submission is on 30th April. 

RI

Sakit

Saya memang terkadang agak lebay di social media saat sakit. Itu karena saya tidak ada teman untuk berinteraksi. Orang di rumah cuma bertanya “sudah makan?”, “sudah baekan?”, “jangan ini itu dulu” dan sebagainya. 

Syukur juga selama beberapa tahun belakangan saya sudah tak pernah diopname lagi. Badanku ini rasanya tahu kalau guru tak bisa mengusahakan asuransi. Dan perusahaan tempatku bekerja sama sekali tak peduli dengan bpjs karyawannya. 

Hari ini sakitnya sama seperti sakit-sakit sebelumnya. Tapi biasanya sakit ini saya dapat jelang PMS. Sedangkan sekarang saya udah selesai datang bulan dan ‘shock’  nya baru menghampiri.

Atau mungkin karena kecapekan. Seminggu terakhir, saya mendambakan libur yang saya bisa tidur seharian. Hari ini saya mendapatkannya.

RI

Hal Paling Berat

Hal paling berat adalah terus memandangi orang yang kita suka tanpa punya kemampuan untuk memeluknya.

Sehingga terpaksa kau memeluknya dalam pikiranmu. 

Hal paling berat adalah mengalihkan pandangan dari wajah orang yang kau suka karena kau tak bisa menahan ketidakmampuan untuk memeluknya. 

Dadamu berdebar-debar 

Dan kau berharap sekali saja, dia tak meninggalkanmu demi kekasihnya. 

RI