Ri

Saya cadel huruf R. Jika hal itu belum begitu buruk, nama saya punya dua huruf itu- Riana dan Resky. Waktu kecil, jika seseorang yang baru kenal menanyakan namaku, mereka selalu salah dengar. 

Hingga sekarang. 

Jika bukan Wiana, Diana atau Liana. Jarang ada yang langsung menangkapnya dengan benar. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan nama rumahku jika mereka bertanya lagi: Kiki. Teman-teman SD hingga SMA akhirnya memanggilku dengan nama itu.

Begitu masuk universitas, kuputuskan untuk mulai menggunakan lagi nama Riana. Awalnya sulit. Mereka menganggap nama itu terlalu panjang, tiga suku kata: Ri-a-na. Ada nama pendeknya? Kujawab, tidak. Lalu mereka pun mulai memanggilku Riana, disingkat Ri. 

Dan sekarang saya amat menyukai nama Riana. Meskipun saya masih cadel, meskipun orang masih sering salah dengar dengan Wiana. 

Rasanya saya bisa menulis namaku dengan gembira. Ri, Ri, Ri, Ri. 
RI 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s