Butterflies

“Kita telah saling menemukan tanpa pernah merasa saling mencari” -RI

Dear My Significant Other,

Kau mungkin suka lesung di pipiku yang setelah kita hitung bersama, ada lima. Kau mungkin suka saat aku tersenyum. Kau suka saat aku bercerita dengan penuh semangat tentang apa yang terjadi dengan murid-muridku di sekolah. Kau suka memandangku saat sedang makan. Kau suka saat aku bertanya. Kau mungkin punya puluhan hal lain yang kau suka dariku.

Menyayangi seseorang itu kuyakini butuh alasan. Tapi seberapa sering pun aku meneriakkan alasan itu dalam kepalaku, rasanya tetap tidak masuk akal. 

Aku suka suaramu. Aku suka saat aku merasa menjadi begitu bodoh saat ngobrol denganmu. Aku suka saat kau tersenyum dan berkata “hey” di chat line ataupun saat kita bertemu. Aku suka tatapanmu padaku. Aku suka saat kau menulis segalanya tentang aku dan kita di blog pribadimu, yang kelihatannya, cuma aku pembacanya. Aku suka dirimu yang begitu sabar dan penyayang dan percaya padaku. 
Kau adalah alasan mengapa kupu-kupu beterbangan di dalam perutku, yang seringkali kau pertanyakan.

“I don’t know what is butterfly in your belly”, you said.

“You never feel it? Oh, you might never fall in love! Even with me”, I said.

“Why do you say that? Do you know? I might never feel it but I know I fall for you since my heartbeat beats fast when you are around, when I think of you!”, 

And then I smiled. 
I might be crazy but that’s how I feel and that’ okay. 
RI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s