Disappointing

There’s a hole in my chest when you make me disappointed. You are the only person I think about no matter how distracted I am in office. You appear in a flash, in a blink, in my mind. You always┬ácome┬átogether with the pain until I ask you to get out.

 

I forget that whenever we love, pain follows.

 

 

RI

Happiness

Hello!

Ini sudah pukul 2 dini hari. Seperti biasa, saya terbangun lagi seperti hari-hari sebelumnya selama seminggu belakangan.

Kemarin, 9 Oktober 2016. Saya benar-benar ingin menulis sebagai sesuatu yang akan saya ingat dan kenang nantinya. 

Ponakan keduaku lahir. 

It’s a boy again. Warni, kakakku, harus menyerahkan perutnya dibelah lagi di meja operasi. Alhamdulillah, both baby and mother are in a healthy condition. 

  He was born at 6:45am. dengan berat 2.6kg dan tinggi 46cm. 

Setelah itu, saya pulang sama Bapak ke rumah dan malamnya, my boyfriend asked me to have dinner with his family. 

It was my first experience so I was a little bit nervous. He was, too. I was worried if things wouldn’t happen as I planned or expected. 

Tapi sungguh, orang tua dan adeknya sangat welcome. Saya banyak mengobrol dengan mamanya yang ternyata punya banyaak sekali hal untuk diceritakan. 

“Mamaku itu Ri, biasanya diam kalau ketemu sama orang baru. Nah, ini kenapa kalian ngobrol banyak?” katanya. 

Pertama kali saya melihat dan salim ke orang tuanya, saya tahu kalau bisa nyaman duduk semobil dengan mereka. Perasaan nyaman yang sama yang saya rasakan setiap kali bersama Akbar. 

It was rained the entire evening. Akbar took me home at 10pm. 

I was happy and thankful. 

Alhamdulillah. 

RI