Sumber Kebahagiaan

Saya akhirnya memberitahu Akbar, kalau saya menjadikannya sebagai salah satu sumber bahagiaku. 
“So when something wrong happens with you, I’m unhappy”, I said. “Is it a good or bad thing?” I asked.

“It’s a good thing for me!Hahaha”, he replied.

“It’s a sign that you’re in love with me”,

Saya tahu kalau kita mustinya tidak boleh menaruh kebahagiaan kita pada hal-hal diluar diri kita. Makanya menurutku itu hal yang tidak bagus, saat membuat dia menjadi faktor yang bisa membuat saya bahagia atau tidak. 

“Tapi pasti hampir semua orang, Ri, menggantungkan kebahagiaannya pada orang-orang yang mereka sayangi. Karena kita ini makhluk sosial, kita bahagia karena orang lain”, 

Iya makanya cuma mau bilang itu. Kalau kamu itu salah satu hal yang bikin saya bisa bahagia atau sedih. 

“Yang membedakan adalah cara tiap-tiap orang menangani ketidakbahagiaannya, kekecewaannya pada orang lain. Dan sejauh ini, Ri, you did a great job handling me” 
“Pernah bahkan ada temenku yang diamuki pacarnya di UGD karena jarang kasih kabar. Tapi kamu, kalau saya telpon ndak pernah marah, kalau ketemu juga ndak nyebelin”,

Saat Akbar bercerita seperti itu, saya sadar tentang kebenaran sesuatu yang dikatakan Rasulullah SAW mengenai orang yang kuat. 

“yaitu orang yang mampu menahan emosinya saat dia sedang marah”,

“Kamu tangguh, Ri”,
Dan saya tau kenapa saya bisa sabar: karena saya cinta padamu. Ndak mungkin bisa sabar kalau ndak cinta begini. 

RI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s