Pertemuan

Jangan pernah mengira kalau kamu bertemu dengan orang tanpa sebab. Jangan pernah menyalahkan nasib buruk pada Tuhan, sebab hanya Dia lah yang Maha Tahu rancangan hidup kita. Baik buruk untuk kita. Kita tak tahu apapun. 
Kenapa saya dulu lulus belajar bahasa inggris ke Amerika dengan beasiswa? 

Sebab sekarang saya menggunakan bahasa inggris untuk bekerja. Ternyata hari ini saya akan mengajar dengan skill bahasa inggris itu, skill yang kuperoleh 7 tahun yang lalu. Apakah dulu saya tau kalau akan begini? Tidak. Saya hanya menerima kado dari Tuhan. 

Kenapa Tuhan dulu memberi saya sakit? 
Sebab tak ada hal yang akan membuat saya pulang ke Makassar selain karena itu. Saya terlalu keras kepala untuk pulang karena terlalu penasaran dengan Jakarta. Hal yang kemudian saya alami adalah bertemu dengan Akbar. Dan sekarang, lihatlah sekarang. Kami saling mengubah hidup masing-masing. 

Hal-hal yang belum saya pahami dulu, sekarang jadi jelas benderang. Tuhan mengarahkan, menegur, memberi kesempatan, melatih kesabaran, menguji keyakinanku. Sekarang, hati saya lebih lapang. Saya mungkin masih akan mempertanyakan hal-hal lain di kemudian hari. Namun saya akan paham bahwa itu untuk suatu titik di masa depan, yang saya belum bisa hubungkan ke titik mana. 

Ri

Advertisements

Gratitude

terimakasih sayang sudah kasi kelar koas ta, ujian-ujian ta. 

alhamdulillah

macam selesai mi tugasku support ki di episode hidup ta yang ini. 

semoga lulus ki, insyaallah, bagus hasilnya, bagus nilai ta. 

semoga bisaki yudisium bulan depan trus lanjut wisuda juga setelahnya. 

aamin.
terimakasih, Tuhan. 

sudah bantu Akbar selesaikan sekolah profesinya. 

tidak bisa kalau tidak dengan bantuan-Mu. 

Ri

20/05/2017

Relationship

Kalau ada satu topik yang saya paling senangi tulis, pikir dan bahas itu adalah tentang hubungan lelaki dan perempuan.

 
Saya bahkan subscribe beberapa mailing list dari coach tentang misalnya, How to Get Your Ex Back, atau How If He Is Not Into You, Signs That He Loves You, hal-hal semacam itu. Saya selalu penasaran tentang laki-laki, apa yang dipikirkannya, apa yang mereka rasakan tentang perempuan yang mereka cinta dan tidak. 

Mungkin itu karena Akbar. Saya selalu mau tau isi kepalanya. Isi hatinya. Tentang saya. Tentang hubungan kami yang sudah berjalan selama dua tahun. 
Kadang jika ada rasa ragu, saya lalu mengingatkan diri sendiri bahwa dia tidak mungkin tidak serius ingin bersama-sama, sebab dia sudah memberanikan diri untuk datang ke rumah dan bicara soal komitmen pernikahan kami ke Mama. 

He loves me. 

And I love him.
Ri