He

He  may be the reason the sun shines on me in every messed up day of mine

He may be the most astonishing awkward man I’ve seen in my entire life with the cutest smile scarves in his face 

which I really adore

He might be an impatient and imperfect one but he’s intelligent enough to answer all my curiosity- which could kill million of cats. 

He is the boots in the snowy day that warm my feet

He is the blanket at stormy nights

He is the picker that children waits

He is the kind and brilliant thing I could’ve ever imagined. 

RI

Air Mata

Kau tahu untuk apa diciptakan air mata? 

Untuk melukis kesedihan

memvisualkan remuk redam perasaan.

Hatiku hancur,

Lebur

Berdebur

Sungkur

Lalu, air mata menghapus kesedihan perlahan-lahan seperti seorang ibu  meninabobokan anaknya dalam pangkuan

RI

I Say

I say I want to be kissed

You say you want to be thrown

In a deep ocean 

of regret and despair

Sail! Sail! Sail! 

I say let’s cross the path

Hold on of what you believe

Kiss is not just a kiss

But you don’t want to be touched

So I let you go

and you let me go

You can’t love someone with pride and ego like that. 

RI

Mimpi Pergi

ketakutan membakar mimpi
matamu redup
tak lagi kulihat kerlip cahaya disana
yang biasanya memantulkan bayangan wajahku yang bahagia
sehabis menangkap lengkung senyum di bibirmu

apa yang kau khawatirkan, sayang?

katamu dengan datar,
‘aku ingin pergi’
sepersekian detik aku menunggu
kau tak jua melanjutkannya dengan penjelasan

‘kini apa yang salah?’

tak kutanyakan pula perihal penyebabnya
aku hanya menuntunmu
membantu mengepak pakaian, buku-buku,
dan setiap keping kenangan yang ada padanya
aku menangis tapi kesedihanku raup oleh ketakutan

mulutku tertutup
pikiranku liar
hatiku perih dan pedih
mataku kering

derik pintu
membahana
menutup
cahaya mataku
sirna
aku berdiri menyaksikan langkahmu tak henti di ujung mimpiku

kusadari kaulah ketakutanku
kau pula yang membakar mimpiku
lalu pergi begitu saja
seperti asap
yang tak kenal api mana dia berasal

Di Kepalamu Ada Matahari

Berlarilah engkau dari tempat yang begitu jauh
Di atas kepalamu ada matahari yang hendak terbit
Hujan takkan turun, katamu.
Padahal awan kelabu bergulung-gulung di langit.

Apa yang begitu menyakitkan dari jatuh cinta?
Kita mungkin adalah mayat-mayat berjalan
yang mencari tempat perlindungan abadi
dari hati yang patah berkali-kali

Musim gugur telah tiba
Daun-daun yang kering kini tergelatak di jalanan
Seseorang yang menyukai kamera, mengambil gambar kakinya dan dedaunan itu,
Lalu membuatnya abadi.

Berpuluh tahun kemudian dia menyesal tak membubuhi tanggal di gambar itu.
Sebab gambar tak seperti kenangan,
Ia tak pernah hidup
Walaupun ia mampu berbicara ribuan kata.

Pohon mangga di depan rumah kita sudah semakin tinggi.
Daun-daunnya lebat menghalau sinar matahari
Dari kepalamu.
Musim hujan datang.
Awan kelabu menggantung di langit yang tak bertepi.
Aku telah menemukanmu.
Hatiku yang pernah patah, kini sempurna karenanya.

RI

I’ll Stand By You

These are the most bullshit words men could ever said to me
“I’ll stand by you”
But you know what,
everytime The Pretenders sings it thru my earphone, I melt.

Mustinya kalimat itu tak sekedar kata.
Mustinya kalimat itu lebih dari ikrar dan lebih dari janji.
Tapi apakah karena dinamakan janji lalu kemudian orang mudah melupakan?

I might be stupid.
But even the dullest person has a heart.
And heart is innocent.
And you are sinner if you betray an innocent thing.

I love you.
I love you more than the sunshine to the sky.
I love you more than the rain that brings a rainbow.
I love you more than I live.

But you won’t tell.
You just stab me in my heart and rip the pieces out.
Like I am nothing.
Like I am nonsense.
Like I am the most bullshit words a man could ever say to a woman.

RI