He

He makes me laugh.

He sees me like there's no one else.

He stands by me.

Despite of all our differences, he chooses me.

Sunshine

Advertisements

Marriage is

Let’s admit it. When you are in early 30, settled, and you are still single and alone, it probably means something is wrong with you.

People around you will rise one and only question: when will you get married?

As if getting married is as easy as changing songs on our iPod.

No.

I, myself, think that getting married is a big thing. There are many things we should consider before we decide to do it. It’s not a cheap thing. It’s not only about two people love each other living together. No. It’s not only about I love you and you love me so let’s do it. No.

It needs long term commitment. It takes a hundred years responsibility, patience, sincerity, hardworking and forever and ever compromise.

But it doesn’t mean that marriage is scary and horrifying. No. So many friends of mine finally found their meaning of life after they have family to take care of, husband and children to raise. Marriage is the peak of man and woman relationship. Once they reach the peak, there would be so much hurricane they have to survive. If they don’t, they will fall apart.

The key is sticking together.

P.S: I found this note in my folder, I can’t believe I wrote this. I can’t believe I sounded so expert in this thing while I’m not married, yet.

Ri

Kuat

Apa yang membuat suatu hubungan menjadi kuat melawan waktu? Menurutmu?
Apa yang membuat misalnya Papi dan Mami sanggup menjalani pernikahan puluhan tahun hingga sekarang.
Apakah karena cinta?
Apakah karena komitmen?
Atau apa karena hal-hal lainnya?

Lalu apakah karena suatu hubungan tidak memiliki hal-hal diatas, maka hubungan tersebut akan berakhir?

Ri

Overwork

I remember that one of my considerations not to choose him was about his work. I know him. I know that he loves working and I feel that I can't accept his work hour which is sometimes pass midnight or maybe until 2 am.

But now that I have committed to him, I care about him so I feel sorry. I'm worried about his overwork will affect to his health. He was complaining that he's got headache and the best thing I can do was nothing. I feel bad.

I'm looking forward to the nights I can caress his head every time he's home and needs my hand. I'm waiting to the days I can take care of him and remind him about how important he is to me so he must pay attention to himself.

Now that we are miles apart. I hope our heart is near.

Sunshine

Conflicts

Kata orang-orang yang pernah kudengar saat membicarakan pernikahan, konflik adalah sesuatu yang tak bisa dihindari. Akan selalu ada halangan dan rintangan yang ada di perjalanan untuk membuat kita menyerah untuk tidak meneruskannya.

Pernikahan adalah ibadah. Pernikahan adalah hal yang baik. Tentu saja akan selalu ada hal yang membuat kita ragu untuk menjalankannya. Sama halnya saat kita digoda untuk terus tidur dan melupakan solat subuh. Sama halnya saat kita lebih suka main game atau buka Instagram dibanding membaca Al Qur'an.

Mungkin seperti itu.

Saya harap, ditengah-tengah kegalauan, kegundahan dan keraguan yang menerpamu, diantara segala konflik dan godaan luar yang ada, kita tidak menyerah dan putus asa.

Akan ada banyak sekali hal yang perlu kita pahami dan kompromikan di masa depan. Kuharap kau tak keberatan. Kuharap kita bisa saling mendukung dan menguatkan.

Ri

Perasaan

Siapa yang mengatur perasaan kita sesungguhnya? Apakah kita yang memiliki hati kita? Ataukah Tuhan yang mengendalikannya sebab Dia Maha Memiliki dan Maha Kaya sedangkan kita hanya seperti debu.

Memutuskan menikah adalah perkara yang paling besar yang kuambil selama 29 tahun umurku. Dan saat ini, laki-laki yang mengajakku untuk menghabiskan sisa hidup bersamanya adalah laki-laki yang paling tidak kuduga kedatangannya.

Kupikir takkan ada perasaan yang tumbuh untuknya. Kupikir akan canggung segala apa dengannya.

Tapi disinilah saya, menemukan diriku menulis ini sambil merasakan ada kupu-kupu dalam perutku setelah bertelpon dengannya sekian jam.

Saya tak punya rencana akan seperti ini. Saya hanya mengikuti arusnya. Jika memang jodoh, insya Allah dimudahkan.

Ri

Perempuan Peragu

Saya tidak mengingat banyak hal yang telah lalu. Kadang saya terkejut betapa banyaknya hal yang terjadi namun tidak terekam di kepalaku.

Namun, malam ini saya ingat satu momen malam itu. Saat bertelpon dengan Kak Aan dan entah kenapa di tengah-tengah pembicaraan saya bilang kalau saya ingin mengetes tombol mute. “Apakah kalau saya menekan tombol ini kamu tidak bisa mendengar suaraku?”

Dan ternyata tentu saja kita sudah tau jawabannya.

Kemudian Kak An bilang, “Ri, jelas-jelas disitu sudah tertulis ‘mute’ dan kau masih mau mencoba apakah itu benar-benar membuat suaramu tidak terdengar?”

Saya orang yang peragu. Ochank, sahabatku sejak SMP, mengatakan sifat itulah yang paling dia tidak suka dariku.

Saya tidak mudah percaya dengan apapun. Saya bahkan seringkali cenderung ingin membuktikan bahwa semua orang mengatakan kebohongan. Semua bohong sampai hal tersebut terbukti benar.

Kutau sifat ini sangat sulit untuk ditangani. Utamanya saat saya menjalin suatu hubungan dengan seseorang. Sebab menjalin hubungan adalah mempercayai, saling percaya. Saya harus menyerahkan perasaanku dan meyakini bahwa laki-laki ini takkan menyakitiku.

Tapi karena itu adalah sifat dasar, jadi saya merasa kesulitan.

Kenapa saya harus mempercayakan perasaanku pada seseorang? Bagaimana saya tahu mereka takkan menipuku? Apa yang bisa menjamin yang dia katakan adalah benar dan akan selamanya benar?

Ri