Cinta 

Dengarkan,

aku mencintaimu
seperti layang-layang pada angin yang membuatnya tetap terbang
seperti air yang membuat ikan-ikan dalam kolam tetap hidup

aku mencintaimu
seperti kancing dan kemeja
seperti pedal dan kayuh
seperti darah dan jantung
seperti penyair dan kata-kata asing
seperti sesuatu yang tak bisa berfungsi dengan baik
tanpa satu sama lain

aku mencintaimu
saat gelap
saat rabun
saat usang
saat lemah
dengan tabah

aku mencintaimu
dengan kerinduan
seorang bocah belasan tahun
yang pertama kali jatuh cinta

RI

Advertisements

Beberapa Kata Sebelum Tidur

Tak ada kata yang lebih mudah dan indah kuucapkan selain rindu. 

Kau bahkan lebih dekat dari pelupuk mataku. 

Mencintaimu, mencintaimu. 

seperti rasa kantuk dan mata tertutup. 

Temui aku sayang walau sebentar 

Jangan kau bilang tak mau

Dimana tempat yang paling baik untuk bertemu di kala malam telah datang dan gelap meradang?

Aku bahkan tak bisa mengatur mimpiku jadi jangan disana.

Di lenganku saja kepalamu kau sandarkan

Di bibirku saja ujung kepalamu kau rebahkan

Mari istirahat sayang

Berdua kita jelang apapun yang akan datang

RI 

Moodnya Bagus

postingan ini akan menggunakan aksen Makassar. 

Bagus sede moodnya K- my boyfie- belakangan ini. Rajinki menelpon lepas makan malam. Trus belum pernahpi absen kasi bangunka sahur. Well, semalam nda dihitung karena dia saja sahur di ruang operasi. Tapi ini baru ji juga iyya hari keberapa ramadhan dan dia juga baruji mulai masuk stase anastesi jadi mungkin belum terlalu sibuk. Nanti diliat besok-besok.

Tapi suka ka kalo dia begini. Jadi ingatka jaman-jamannya dia pedekate. Hahahaha. Indahnya dunia kalau cowok treat ceweknya sama pas pedekate dan pas sudah bareng. 

Buat cewek-cewek, janganki manja. Cowok biasanya nda suka kalo dia ditanya, “kenapa ndak berkabar?” “Kenapa nda dibalas smsku?” “Kenapaki nda menelpon?” 

sabar saja. nanti kalo dia punya waktu, dia hubungi jki itu. trus dia jelaskanmi kenapa baru berkabar. biasanya masuk akalji. misalnya sibukki selamatkan pasien di ruang operasi. atau ketiduranki pulang jaga malam nda tidur 20 jam. 

Deh masa masih bisaki marah kalo dia bilang begitu? jadi ya begitulah resikonya, sabar saja. tapi kalau kelewatanmi, bisa jaki juga ngomel-ngomel sedikit. setidaknya toh, dia tau apa yang kita nda suka. tapi janmi menuntut dan berharap terlalu banyak. 

saya sayangki, K. 
RI

Aku

setiap kali aku menemukan wajahmu di balik pagar rumahku,
 hatiku melonjak gembira karena rindu.
setiap kali aku menatap matamu lekat, 

kuyakin masa depan semakin dekat.

kuingin benam dan tenggelam saja disana,

dan menetap menjadi biji matamu yang paling terang.

RI

Membakar Mimpi

rasa takut membakar mimpi
matamu redup
tak lagi kulihat kerlip cahaya disana
yang biasanya memantulkan bayangan wajahku yang bahagia
sehabis menangkap lengkung senyum di bibirmu

apa yang kau khawatirkan, sayang?

katamu dengan datar,
‘aku ingin pergi’
sepersekian detik aku menunggu
kau tak jua melanjutkannya dengan penjelasan

‘kini apa yang salah?’

tak kutanyakan pula perihal penyebabnya
aku hanya menuntunmu
membantu mengepak pakaian, buku-buku,
dan setiap keping kenangan yang ada padanya
aku menangis tapi kesedihanku raup oleh ketakutan

mulutku tertutup
pikiranku liar
hatiku perih dan pedih
mataku kering

derik pintu
membahana
menutup
cahaya mataku
sirna
aku berdiri menyaksikan langkahmu tak henti di ujung mimpiku

kusadari kaulah ketakutanku
kau pula yang membakar mimpiku
lalu pergi begitu saja
seperti asap
yang tak kenal api mana dia berasal

Moon’s Tale

Kisah Moon

Tadi malam saat bertelponan dengan K, dia cerita tentang Kisah Moon. Moon itu boneka yang dia kasih ke aku. Boneka karakter LINE, tau kan?

K kasih Moon ke aku pas dia jemput aku dari kantor. Gak seperti biasanya, malam itu dia bawa tas ransel gede banget dan pas aku tanya mau kemana, dia gak jawab jelas. Akhirnya karena aku nanya-nanya dia terus, dia akhirnya nyerah dan bilang sebenarnya dia mau ngasih aku sesuatu. Dan karna aku gak bisa penasaran lama-lama, akhirnya di Arumdalu, tempat makan langganan kita, dia kasih keluar bonekanya.

“Boneka??”
“Iya”,

Tadi malam K cerita, boneka putih itu sudah lama dia simpan di kamarnya di asrama. Boneka itu sebenarnya hadiah beli handphone windows punya Abahnya. Pas K sarankan bonekanya dikasih ke Dita, adiknya, Abahnya malah bilang gak usah.

“Gak usah kasih ke Dita. Kamu simpan aja nanti dikasih ke pacar kamu”,

Waktu itu K belum punya siapa-siapa buat dikasihin boneka. Jadi dia mutusin untuk tetap simpan boneka itu dan menunggu seseorang yang akan jadi pemilik Moon berikutnya.

Which is finally, he handed it to me.

“Moon itu sudah lama kusimpan. Kupikir nanti mau kukasih ke perempuan yang tepat”,

Which is unpredictably, ME.

Itu cuma boneka sih, iya. Tapi hahaha, rasanya karena disimpan dalam kotaknya lengkap, dan dijagain, dan akhirnya dikasih ke aku, jadinya malah more than just a doll.

RI

Doctor and Partner

Aku pernah baca salah satu buku Ika Natassa berjudul Divortiare. Disitu kalau tidak salah profesi tokoh utama cowoknya adalah dokter. Dan seingatku, dia sangat amat begitu sibuk.

Series yang sekarang kunonton adalah House M.D (Medical Doctor) Season 1. Ceritanya tentang dokter dan rumah sakit dan penyakit. Disitu ada salah satu scene kayak begini:

“Ayo merayakan Natal bersama”,

“Istrimu tidak keberatan?”

“Come on. I am a doctor. Istriku sudah biasa ditinggalkan”,

K pernah warn me sih kalo nanti profesinya itu ada negatif efek nya. Jadi istri dokter itu mirip-mirip istri tentara. Sering harus sabaar karena bakalan sering ditinggal karena tugas.

Kujawab “ya sekarang aja udah kerasa banget”,

Dan cerita di Divortiare itu rasanya jadi nyata.

Aku kelar kantor jam 9 malam. Pulang, makan malam dan langsung mau tiduran. Dia juga begitu. Dinas dari pagi-pagi buta sampe siang. Trus lanjut jaga sampe jam 10 malam. Dia pulang, makan malam dan capek.

Every weekdays.

Kalo ada sedikit waktu, dia cuma ngecek aku lewat chat line. 

“udah di rumah?”
“Udah makan? Makan apa?”
“lagi apa sekarang?”
“Gimana tadi ngajarnya?”

trivial questions.

trus karna capek banget dia bakalan bilang “ya udah aku istirahat duluan ya”,

almost every night.

Dan pertemuan kita ya cuma segitu-gitunya aja. Rasanya aku mau weekend itu ada tiga hari instead of 2.

RI